Make your own free website on Tripod.com

Soal.                      NIM 23204094

1. Tentukanlah penjadwalan untuk 2 processor dari task graft diawah ini;

 

 

Jawab.

 

Sub Task

Execution Time

Dead line

LFT

S1

2

 

-8

S2

3

 

-5

S3

2

 

-3

S4

0

 

-3

S5

4

 

9

S6

0

9

9

S7

9

 

6

S8

4

10

10

 

 

 

 

Pasangan

ei+ej

Cij

ei+ej/Cij

 

 

 

 

S1-S2

5

4

1.25

S2-S3

5

9

0.56

S3-S4

2

0

-

S3-S5

6

4

1.50

S4-S7

9

2

4.5

S5-S6

4

0

~

S7-S8

13

3

4.33

 

 Karena e1, e2, e3, dan e4 bernilai negativ maka S1, S2, S3, dan S4 tidak dapat dijadwal. Yang dapat dijadwal hanyalah S5, S6, S7, dan S8, tetapi karena e6 bernilai 0, maka S6 dianggap tidak ada.

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

P0

 

 

 

 

S7

 

 

 

 

 

 

 

P1

S5

 

S8

 

 

 

 

 

Bus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0

 

 

4

 

 

8

10

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 2.Pesawat Terbang jatuh

 

Kecelakaan jatuhnya pesawat terbang ada beberapa macam penyebabnya antara lain (kondisi di Indonesia):

  1. pesawat tidak mampu take of
  2. beban terlalu berat
  3. mesinnya rusak
  4. terlalu “beraninya” sang pilot mengambil resiko menerbangkan pesawat meskipun kondisi pesawat tidak layak terbang.
  5. cuaca yang buruk
  6. Kondisi fisik maupun mental pilot yang kurang memungkinkan menerbangkan pesawat

Suatu pertanyaan yang dapat dikemukakan adalah bahwa mungkinkah kecelakaan tersebut dapat selalu dicegah dengan memasang piranti khusus pada pesawat sebagai embedded system. Piranti ini bertugas mendeteksi dan memonitor kondisi pesawat dalam hal layak dan tidaknya diterbangkan seubungan dengan kondisi yang dapat menyebabkan jatuhnya pesawat seperti diutarakan di atas, dengan catatan deteksi dan monitoring tersebut dilakukan secara kontinyu sampai saat pesawat akan terbang.bahkan selama penerbangan. Hasil dari deteksi ini harus terdistribusi kepada  orang orang yang terkait dengan penerbangan pesawat, diantaranya pilot, pengawas bandara, pengatur jadwal penerbangan, penanggungjawab bandara, dan bahkan para penumpang.

Menurut penulis, ide dan pemikiran seperti ini sangatlah bagus dan perlu segera direalisasi, meskipun penulis menyadari bahwa hal ini tidak mudah untuk direalisasi. karena sangat terkait dengan hak privasi dari perudahaan pembuat pesawat terbang, sehingga pemasangan piranti ini memerlukan koordinasi dengan industri pesawat terbang. Yang mudah dan cepat untuk dilakukan sekarang adalah membuat suatu karya tesis, disertasi atau karya ilmiah yang mengupas maslah ini. Maka orang orang seperti kita inilah yang sekarang perlu untuk segera melontarkan gagasan ini ke dunia.

 

3.Tentang bilangan

Setiap kita melihat sebuah bilangan, yang ada dalam pikiran kita  antara lain adalah suatu kwantita yang direpresentasikan oleh bilangan tersebut. Sisamping itu, jika bilangan tersebut merupakan hasil dari pengukuran, satuan ukuran terkecil apa yang digunakan. Berbicara tentang pengukuran, tentu tidak lepas dari pembulatan. Kalau kita bericara tentang pembulatan, berarti mengarah juga pada berapa angka signifikan yang digunakan pada pembulatan tersebut. Penggunaan banyaknya angka signifikan dalam pengukuran sejauh ini berkisar antara 2 sampai 12 digit. Sebagai contoh adalah:

Penduduk dunia saat ini mencapai 5,5 milyard

Tinggi badan seseorang adalah 175 cm

 

No

Pernyataan

Banyaknya angka signifikan

1

Penduduk dunia sekarang mencapai 5.5 milyard

2

2

Tinggi badan para pemain sepak bola idealnya 175 cm

3

3

Nilai dari konctanta p disetarakan dengan 3.14

3

4

Pada tingkat SMP pesahan desimal umumnya menggunakan 3 angka di belakang koma sementara di tingkat SMU 4 angka di belakan koma

3   s.d. 5

5

Kode pos di Indonesia menggunakan 5 angka desimal

5

6

Nomor telepon di kora Jakarta sudah memakai 8 digit

8

7

Nomor HP sekarang menggunakan 12 digit

12

8

Masuk perguruan tinggi harus membayar antara 45 sampai 250 juta rupiah

2  s.d. 3

9

Angka pada kartu voucer HP menggunakan 14 digit

 

 

Dari tabel di atas dapat dipahami bahwa secara umum penggunaan angka atau bilangan menggunakan 2 sampai 14 digit. Untuk 2 digit desimal angka teringgi adlah 99 dan untuk 14 digit desimal angka tertinggi adalah 99999999999999. Kalau dinyatakan dalam bentuk biner menjadi 1100011 (7 digit) sampai 10110101111001100010000011110100011111111111111  (47 digit). Jumlah digit yang digunakan dalam angka biner tersebut berkisar dari 7 sampai 47 digit.

 

 

                        Di tulis tanggal 20 September 2005

home